Senin, 15 Juni 2015

Untuk Sedekah Jangan Pakai Mikir

Perjalanan pulang dari Jakarta-Bekasi dengan menggunakan mobil Honda Freed melaju dengan kencangnya. Umi seperti biasa menceritakan pengalamannya dan kisah hidupnya kepadaku. Aku selalu berusaha menjadi pendengar yang baik. 

Malam itu umi bercerita tentang hakikat memberi  (Sedekah). Umi mengatakan kepadaku bahwa segala yang kita punya sekarang ini hanyalah titipan Allah dan umi percaya itu. Umi selalu ingat perkataan almarhum abi "Udah neng, kalo sedekah gak usah pake mikir, apa yang kita punya sebagian itu ada haknya orang lain. Kita kasih dulu ya, ke orang yang membutuhkan. toh ntar insyaa Allah abi yakin, ALlah akan ngasih kita gantinya. Bismillah aja". 

Masya Allah, begitu baiknya dan tulusnya hati abi. Ketika dia punya uang, dia gak pernah nyimpan berlama-lama di tabungannya. Dia selalu berikan ke orang yang membutuhkan. Hingga pada saat itu almrhum sedang di CI makan di restoran mewah, abi langsung nelp umi, "Neng, abi sekarang lagi makan enak di restoran mewah, udah pergi sana ajak anak-anak ke restoran mewah juga, biar kalian ngerasain makanan enak". Begitulah bentuk kecintaan abi kepada anak-anak dan istrinya. Dimanapun dan sedang apapun beliau selalu ingat anak-anak. "Alhamdulillah bersyukur sekali umi punya suami yang baiknya luar biasa". Begitu tanggapan umi selanjutnya. 

Nah, ketika hendak beli mobil ini pun abi tidak pakai mikir lama, tidak dengan kredit, tapi langsung cash alhamdulillah. Umi nanya ke abi "lah, kalo kita beliin semua ke mobil, lantas untuk simpanan yang lainnya mana bi?". Abi pun menjawab "Udah neng bismillah, ntar pasti ada gantinya insyaa Allah". 

Perkataan optimis, Insyaa Allah, Bismillah, perkataan-perkataan baik yang yakin akan janjinya Allah itulah yang selalu umi yakini dan pahami. Hal itu membuatku semakin bersyukur dipertemukan dengan umi. Aku tidak hanya mendapatkan dakwah dari perkataan, tapi juga langsung dengan pengalaman hidup ini. Ini menjadi inspirasi serta contoh bagiku. 

Umi mengajarkanku tentang arti memberi dan meyakini tentang adanya Janji ALLAH
Ketetapan ALLAH itu PASTI.
Allah Akan memberikan lebih baik lagi jika kita ikhlas memberi. Memberi yang kita punya kepada orang-orang yang membutuhkan. 

Sedekah Menjadi Sebab Allah Membuka Pintu Rezeki

Sedekah mengundang rahmat Allah dan menjadi sebab Allah buka pintu rezeki. Nabi s.a.w. bersabda kepada Zubair bin al-Awwam: 
“Hai Zubair, ketahuilah bahawa kunci rezeki hamba itu ditentang Arasy, yang dikirim oleh Allah azza wajalla kepada setiap hamba sekadar nafkahnya. Maka siapa yang membanyakkan pemberian kepada orang lain, nescaya Allah membanyakkan baginya. Dan siapa yang menyedikitkan, nescaya Allah menyedikitkan baginya.” (H.R. ad-Daruquthni dari Anas r.a)


Cikarang, 17 Juni 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar