Rabu, 17 Juni 2015

Jadikan Ujian Sebagai Penguat

Subhanallah
Walhamdulillah
Allahu Akbar

Astaghfirullahal'azim
Semoga Allah selalu melindungi kita dimanapun berada. Hari ini tiba-tiba ada yang sedikit menghantam hati ini dengan berbagai penilaian orang di luar sana. Memang aku percaya, setiap orang memiliki pendapat berbeda-beda tentang orang lain. Disinilah dituntut agar kita bisa memahami orang lain, agar kita bisa masuk ke dunia mereka.

Seorang umi berkata kepadaku pagi itu, "Dalam ukhwuah itu ada 3 hal yang harus kita perhatikan, ta'aruf, tafahum dan ta'awun". jika kita sudah ta'aruf, maka cobalah untuk memahami mereka. Agar ukhuwah ini berjalan lama dan menyenangkan.

Nah, untuk memahami orang itu butuh waktu lama. Banyak aspek yang harus diperhatikan, banyak aspek juga yang harus kita pahami. Apakah itu aspek budaya. Contohnya saja budaya Minang berbeda dengan orang Jawa. Jadi, kita harus bisa memahami itu dan banyak lagi aspek lainnya. Dalam komunikasi kita juga harus bisa memahami orang lain, jangan sampai perkataan kita menyakiti orang. Buatlah orang yang ada disekitar kita nyaman dan merasa dihargai. Berbicara soal komunikasi, memahami orang lain, dan banyak lagi komponen dalam berinteraksi dengan orang lain yang harus kita pelajari.

Nasehat seorang sahabat, "seberapapun beratnya ujian hidup ini, tetaplah kebaikan yang ada di tanganmu. Landaskan semua ikhlas dan tulus Lillahi ta'ala". Tidak perlu kita bersusah payah untu membuktikan kalau kita itu baik. Cukup orang saja yang memberikan penilaian. Tetaplah berjalan di Jalan Nya, Jalan ALLAH, Jalan yang lurus. Semoga Allah selalu melindungi setiap ucapan, gerak dan tingkah laku kita agar tidak menyakiti orang lain. Aamiin yaa Allah

Insyaa Allah Kuat!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar