Beranjak
dari kita yang berencana, tapi Allah lah yang menentukan segalanya.Dulu aku sempat bersikeras memiliki cita-cita untuk tidak merantau selama aku
masih belum berstatus memiliki suami (hahah). Niatku untuk saat itu dekat
dengan orangtua,, bisa pulang se enaknya dan bisa menjenguk mereka kapanpun aku
mau.
Seiring
berjalannya waktu,,, (yang waktu itu kondisinya aku masih mencari pekerjaan
yang aku inginkan yang sesuai dengan passion
ku yaitu dunia pendidikan). Aku terus searching
d google,, cari info kemana-mana seenak hatiku. Sampai pada waktu itu aku
teringat dengan bu yanti (yang waktu itu masih kupanggil ibu,,,). Aku mengenal
bu yanti lewat sosial media Whatsapp
,, yang mana waktu itu bu yanti satu grup dengan ku “d grup ODOJ 993”.
Beliau adalah owner dari Yayasan Al
fajri Cahaya umat. Dulunya yayasan itu didirikan oleh alm suami beliau. Suami
beliau meninggal di cristmest island (Australia). Alm adalah salah seorang imam
d masjid yang ada d Australia dan juga mentor
untuk orang2 mualaf serta anak2 lapas yg ada d Australia (subhanallaah
dakwah dan perjuangan beliau).
Seiring
berjalannya waktu, aku terus berdoa dan sholat istikhoroh tentang niatku
merantau. Ada sedikit alasan keluarga yang mmbuat ku ingin merantau dan sejenak
ingin melupakan peliknya masalah hidup. Bukan bermaksud untuk lari dari
masalah. Hanyasaja ingin mencoba menenagkan diri sembari mencari pengalaman dan
ilmu di sini (bekasi).
Sore itu
langsung aku sms bu yanti menanyakan apakah di yayasan beliau masih buka lowongan
pekerjaan. Dan beberapa jam kemudian bu yanti langsung membalas sms ku, “masih
dek, kalau dek dila mau silahkan kirim cv nya ke saya”.
Yang ada
dibenakku hanya dakwah, dunia pendidikan, tarbiyah dan pengalaman. Dari awal
aku sudah tau kalau yayasan ini adalah yayasan yang baru didirikan sekitar 4
tahun lalu. Tapi , disini aku ingin mengembangkan ilmuku. Yang membuat aku
tambah semangat lagi aku tau disini lingkungan yang sangat baik untuk
pendidikan islam , apakah itu tarbiyah, bacaan alqur’an dan sebagainya.
Hingga
pada saat itu aku langsung memutuskan untuk langsung menemui bu yanti, dan
disini aku tinggal bersama beliau dan 2 orang anak yang masih kecil2 yaitu faza
(10 thn) dan fawwaz (6 thn) seumuran dg adikku.
Jika kamu
ingin mengetahui tentang Al fajri cahaya umat,, silahkan lihat d google..
doakan semoga keinginan kami selaku pengurus disini bisa mengembangkannya dan
mewujudan seperti apa yang telah direncanakan.

Insyaa
Allah akan dijadikan Al fajri International Islamic school. Yang akan dibina oleh konsultan pendidikan
GLC. Yang mana biaya pembuatan gedung di biayai oleh orang-orang islam di
crismest island (Australia) . Sontak mendengar cerita2 dan keinginan ummi (yang
setelah sampai aku disini, beliau memintaku untuk memanggil ummi, umi “Yanti
Kumilailah”. Semangat dakwah dan juangku makin menggebu2, ummi orang yang
berani, pekerja keras, semangat tinggi, yaaah walaupun sedikit cerewwt :D ,,
tapi aku memahami dan menikmati. Untuk kamu ketahui juga ,, ummi adalah seorang
single parent yang memiliki 5 anak.
Anak pertama fajri (mondok d rumah qur’an,, alhmd sampai sekrang sudah hafal 21
juz), anak kedua faris (juga lagi mondok), anak ketiga Faza, anak ke empat faiq
(tinggal bersama nenek dari abinya) dan yang terakhir fawwaz (bercita2 jadi doctor, yang hafidz 30 juz ).
Semua
urusan mulai dari RT dan yayasan ummi lah yang mengerjakannya. Ummi sekarang
juga kuliah di Al hikmah jurusan komunikasi penyiaran islam (semester 7).
Hingga disini aku di minta menjadi asisten pribadinya, selain aku juga mengajar
di yayasan. Kemaren aku di ajak ke pelatihan “Desain pendidikan islam”
(kereeen… disana menjelaskan tentang dunia pendidikan masa kini dan desain
pendidikan yang baik itu seperti apa). Kamu taulah aku,,,, aku orang yang
begitu semangat jika berbicara tentang dunia pendidikan,, apalagi bertemu
dengan orang2 keren,, sampai2 semangat ku untuk mendirikan yayasan juga makin
menggebu2,, maka dalam hati aku berdoa sambil melantunkan shalawat,, sembari
menyugesti diri, aku pasti bisa, aku harus belajar, aku harus punya ilmu yang
banyak. Walaupun aku sempat berfikir uang dari mana untk mendirikan sekolah ,
tapi aku yakin tak ada yang tak mungkin,” kun fayakun”.
Padahal
aku belum lama disini,, aku di ajak rapat kerja tahunan yayasan. Membicarakan semua
yang berhubungan dengan yayasan dan bagaimana yayasan ini kedepannya.
Minggu
besok aku hanya di rumah mengurusi adik2, sambil menggantikan ummi di yayasan,
untuk rapat. Karena umii pergi supercamp
menghafal ALquran. Subhanllah
Begitulah
aku disini
aku hanya sharing, semoga semangatmu untuk menuntut ilmu dan melanjutkan
pendidikan juga makin menggebu2 ampungku. Kamu pasti bisa… kita butuh orang2
yang benar2 peka terhadap dunia pendidikan dan kehidupan semua generasi,, tak
hanya anak2,, tapi kita sebagai penerus,, pendidik.
ku doakan kamu
dimudahkan segala urusannya
Cikarang, 5 juni 2015